Polling

Menurut anda Tampilan Web site ini Bagaimana ?


Hasil

Statistik Pengunjung


Pengunjung Hari ini : 233
Pengunjung Bulan ini : 553
Total Pengunjung : 5882

Abon Lesus, Produk Unggulan Desa Susukan

Tanggal : 16 Nov 2016 07:57 Wib



Sabtu, 29 Oktober 2016 merupakan hari yang bersejarah bagi kami. Kami mengadakan pelatihan membuat abon lele dengan cara kami sendiri, tanpa narasumber. Pelatihan ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa desa bisa. Bahwa warga mampu. Pelatihan ini dilakukan setelah proses diskusi dengan pihak luar untuk mengadakan pelatihan dengan konsep yang kami susun tidak membuahkan hasil sesuai harapan sebagaimana kami tulis sebelumnya disini.

Pelatihan diadakan tanpa narasumber. Melainkan hanya berdasarkan resep-resep yang berserakan, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Karena pelatihan sebelumnya dengan mengundang narasumber sekalipun, tidak menghasilkan apapun kecuali sekedar utopia belaka.

Dalam pelatihan yang diikuti oleh 6 (enam) wanita tangguh; 3 (tiga) orang dari Grumbul Karangjati, 3 (tiga) orang dari Grumbul Susukan; diharapkan dapat menghasilkan abon lele dengan rasa dan tekstur yang layak jual. Dan alhamdulillah, dengan kreativitas dan kesabaran para wanita tangguh ini, terciptalah abon lele dengan rasa dan tekstur yang layak untuk dipasarkan: Abon Lesus (Lele Susukan).

Terciptanya Abon Lesus tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Hingga 3 (tiga) kali percobaan merubah resep, barulah tercipta abon dengan cita rasa yang tekstur yang diharapkan. Ada beberapa catatan dalam proses pembuatannya, dan catatan-catatan ini akan coba diselesaikan dalam pelatihan berikutnya, yang direncanakan akan diadakan maksimal 2 minggu setelah ini.

Dengan mesin spinner pinjaman, para ibu-ibu tetap semangat. Rencananya tahun depan akan mengajukan proposal untuk meminta bantuan mesin spinner untuk mendukung produksi abon lele susukan

Tentu saja selain catatan-catatan dalam proses pembuatan, ada beberapa hal yang masih perlu ditindaklanjuti misalnya cara yang efektif dan efisien mengolah abon lele, perhitungan keuntungan,  proses pengemasan, dan proses pemasaran. Dan hal tersebut di atas, menjadi tugas BUM Desa untuk memecahkannya.

Namun setidaknya, dari pelatihan hari ini, kami warga desa Susukan, bisa membuat produk sendiri, bisa pelatihan sendiri, dan bahkan bisa belajar dari masalah yang muncul kemudian menyelesaikannya dengan cara kami sendiri. Karena kami bisa, karena kami mampu. Karena keajaiban tercipta dari semangat dan tetes keringat…


Kegiatan Desa Lainnya

Sensasi Kriuk Nikmat Manggleng Desa Susukan

Tanggal : 13 Feb 2017 14:45 Wib

Saat ini Manggleng Pak Din masih dalam tahap promo, dan dijual Rp. 6.000 (enam ribu rupiah) saja sampai dengan akhir bulan Februari.

Masih Banyak Ruang untuk Berkembang bagi Manggleng Susukan

Tanggal : 19 Jan 2017 20:08 Wib

Geliat ekonomi di Desa Susukan menunjukkan arah yang menggembirakan. Setidaknya hal ini terlihat dari beberapa usaha rumahan yang dilakukan oleh sebagian warga desa Susukan. Setelah sebelumnya ada Abon Lesus (Lele…

Aplikasi SisKeuDes untuk Pengelolaan Keuangan Desa

Tanggal : 25 Nov 2016 08:11 Wib

elain itu, hal paling mendasar yang menyebabkan kami tidak secara rinci melatih atau menganjurkan desa untuk mengisi RPJMDes dan RKPDes melalui aplikasi SisKeuDes adalah karena pengisian di menu Perencanaan tersebut…

Rotasi Perangkat Desa Susukan, Karena Revolusi Tak Terjadi Setiap Hari

Tanggal : 18 Oct 2016 08:50 Wib

Hal ini kemudian ditindaklanjuti di tingkat desa dengan mengadakan Rotasi Perangkat Desa. Rotasi perangkat desa secara umum ada 2 (dua) jenis, yaitu Rotasi promosi dan Rotasi setingkat. Di Desa Susukan,…

Memulai Langkah, Ketika yang Berat Terasa Begitu Indah

Tanggal : 01 Oct 2016 07:24 Wib

Branding melalui dunia maya, dalam hal ini website, bukanlah sesuatu yang sulit, meski juga tidak semudah membalik telapak tangan. Salah satu kendala adalah bahwa nama Susukan bukanlah nama yang unik.…

Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA code

No Comments Results.